Perbandingan Model Cooperative Learning Tipe STAD Dengan Model Cooperative Learning Tipe Mind Mapping Menggunakan QAIT Terhadap Prestasi Belajar Matematika
DOI:
https://doi.org/10.57008/jjp.v1i1.3Keywords:
Model Kooperatif, STAD, Mind Mapping, QAIT dan Prestasi Belajar Matematika, Model Kooperatif, STAD, Mind Mapping, QAIT dan Prestasi Belajar MatematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran coperative Learning STAD dengan Model Coperative Learning Mind Mapping menggunakan ”QAIT” terhadap prestasi belajar matematuka siswa. Penelitian ini menggunakan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 8 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 2 kelas yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas, uji homogenitas dan uji keseimbangan), dan untuk uji hipotesis menggunakan uji t. Dari analisis data dengan tingkat signifikansi 0,05 diperoleh thitung = 1,8050 dan ttabel = 1,6736. Karena thitung lebih besar dar ttabel maka H1 yang menyatakan Prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan cooperative learning tipe Mind Mapping menggunakan QAIT lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan cooperative learning tipe STAD, dapat diterima. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan cooperative learning tipe Mind Mapping menggunakan QAIT lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan cooperative learning tipe STAD.
References
Alexie, S. (2019). The business of fancydancing: Stories and poems. Brooklyn, NY: Hang Loose Press.
Agus Suprijono. 2009. Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Anas Sudijono. 2009. Pengantar Evaluasi pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.
Budiyono. 2004. Statistika Untuk Penelitian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Buzan, Tony. 2008. Buku Pintar Mind Map. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Departemen Pendidikan Nasional.2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Herman Hudojo. 2005. Pengembangan Kurikulum dan pembelajaran Matematika. IKIP Malang: Universitas Negeri Malang (UM Press).
Isjoni. 2011. Pembelajaran Kooperatif: meningkatkan kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Margono. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Muhibbin Syah. 2010. Psikologi Pendidikan: Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nana Sudjana.2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Reni Akbar-Hawadi. 2006. Akselerasi. Jakarta: PT Grasindo.
Sardulo Gembong. 2009. Pendekatan Metode dan Teknik Pembelajaran. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Inovasi Pembelajaran Berbasis PTK di IKIP PGRI Madiun, Madiun, 25 januari 2009.
Slavin, Roberte E. 2009.Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik Edisi kedelapan, Jilid 2. Jakarta: PT Indeks.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. 2007. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana.
Van de Walle, John A. 2008. Matematika Sekolah Dasar dan Menengah. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.
Yatim Riyanto. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran: Sebagai Referensi bagi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan berkualitas. Jakarta: Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





