JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP
<p><strong>Jurnal Jendela Pendidikan</strong> (e-ISSN: 2775-6181 p-ISSN: 2776-267X) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh <a href="https://www.jendelaedukasi.id"><strong>CV. Jendela Edukasi Indonesia</strong></a> dan merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian di bidang pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Terakreditasi SINTA (5) dan terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu bulan <strong>Februari, Mei, Agustus, November</strong>. Kami mengundang peneliti, praktisi, dosen, guru, serta mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai upaya pengembangan pendidikan di Indonesia. Dalam upaya menjaga kualitas artikel di Jurnal Jendela Pendidikan, kami mengambil pakar-pakar peneliti bidang pendidikan serta menggunakan software plagiarisme artikel.</p>CV. Jendela Edukasi Indonesiaen-USJURNAL JENDELA PENDIDIKAN2776-267XPengaruh Model Case Based Learning Berbasis Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Jurusan Akuntansi
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2581
<p>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran <em>Case Based Learning </em>(CBL) berbasis <em>Flipped classroom</em> (FC) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik jurusan Akuntansi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain<em> quasi eksperimen tipe Nonequivalent control group design</em>. Sampel ditentukan melalui teknik <em>purposive sampling</em> berdasarkan kriteria tertentu, dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI jurusan Akuntansi. Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui pretest dan posttest. Sebelum analisis, dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas. Analisis data lebih lanjut menggunakan uji <em>independent t-test</em>, uji <em>paired sampel t-test</em>, n-gain. Hasil uji <em>Independent Sample T-test</em> menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, hasil uji <em>Paired Sample T-test</em> pada kelas eksperimen menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga hasil penelitian bahwa model CBL berbasis FC berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik jurusan akuntansi.</p>Risa Ayu TrisnawatiBinti Muchsini
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060227528510.57008/jjp.v6i02.2581Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif “SAHARA” Berbasis Platform Canvasite Pada Materi Asmaul Husna Kelas 4 SD
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2632
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam akibat metode pengajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas "SAHARA", media interaktif berbasis Canvasite untuk materi Asmaul Husna bagi siswa kelas IV. Menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan 24 siswa di SDN Talun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "SAHARA" sangat layak digunakan, dengan perolehan skor rata-rata 96,5% dari ahli materi dan media. Implementasi media menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar, di mana skor rata-rata meningkat dari 61,25 (pretest) menjadi 96,67 (posttest). Selain itu, 87,5% siswa mencapai tingkat penguasaan materi yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi video berbasis AI dan kuis interaktif efektif meningkatkan pemahaman kognitif siswa. Peneliti selanjutnya disarankan menyertakan kelompok kontrol untuk memvalidasi temuan ini.</p>Ani Nur AeniNazwa Vahara PutriHafiyya NurpadilahArdiffa Isna Syafiqa
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060228629510.57008/jjp.v6i02.2632Analisis Pemanfaatan Media NotebookLM Sebagai Stimulus Pembelajaran dalam Perspektif Teori Belajar Behavioristik Pada Mata Pelajaran IPA
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2651
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media NotebookLM sebagai stimulus pembelajaran dalam kerangka teori belajar behavioristik pada pembelajaran IPA di UPT SMPN 4 Mappedeceng. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas satu guru IPA dan tiga murid dari tingkatan kelas yang berbeda. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengodean berdasarkan empat kategori behavioristik, yaitu stimulus (ST), respons (RS), reinforcement (RF), dan perubahan perilaku (PB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NotebookLM berfungsi efektif sebagai <em>discriminative stimulus</em> multimodal melalui fitur slideshow, video, tautan, dan <em>audio overview</em>. Respons murid bervariasi dari pasif-orientasional hingga aktif-partisipatif dan generatif-konseptual, serta ditemukan <em>conditioned response</em> pada salah satu subjek berupa kebiasaan menggunakan aplikasi saat guru memasuki kelas. Reinforcement yang terjadi bersifat multilapis, meliputi penguatan intrinsik, ekstrinsik, dan sosial yang berlangsung secara simultan. Perubahan perilaku belajar yang relatif konsisten teridentifikasi dalam empat dimensi, yaitu kognitif (peningkatan hasil belajar), afektif (sikap positif terhadap pembelajaran IPA), konatif (kemandirian belajar), dan transfer belajar ke mata pelajaran lain. Dengan demikian, NotebookLM dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses belajar berbasis behavioristik.</p>St. KhumaerahFarida Febriati
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060229630310.57008/jjp.v6i02.2651Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Smart TV Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2638
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran berbasis Smart TV dan implikasinya terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Rendahnya motivasi belajar siswa yang dipengaruhi sifat materi yang abstrak menjadi latar belakang penelitian ini. Penggunaan Smart TV diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana (pre–post) dalam bentuk studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu guru dan 30 siswa sekolah menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, angket motivasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah penggunaan Smart TV, dengan rata-rata skor meningkat dari 62,5 (kategori sedang) menjadi 78,3 (kategori tinggi). Peningkatan terlihat pada perhatian, keterlibatan, dan antusiasme siswa. Media visual dan audio melalui Smart TV membantu pemahaman konsep matematika abstrak sehingga berdampak positif terhadap motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa Smart TV dapat menjadi alternatif media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.</p>Yulita YulitaFarida FebriatiAbdul Saman
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060230431410.57008/jjp.v6i02.2638Pengembangan E-Module IPA Berbantuan Virtual Laboratory Pada Materi Sistem Pernapasan Untuk Siswa SMP/MTs
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2562
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan bahan ajar digital yang interaktif dan mampu meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem pernapasan manusia di tingkat SMP/MTs. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengembangan e-module IPA berbantuan virtual laboratory yang memungkinkan siswa belajar secara mandiri dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keterbacaan e-module yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate, namun pelaksanaannya dibatasi sampai tahap develop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module yang dikembangkan memperoleh skor validitas sebesar 1,00 dengan kategori sangat valid pada aspek bahasa, media, dan materi. Selain itu, tingkat kepraktisan mencapai skor 4,81 dengan kategori sangat praktis, serta tingkat keterbacaan sebesar 4,61 dengan kategori sangat terbaca. Dengan demikian, e-module IPA berbantuan virtual laboratory pada materi sistem pernapasan dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran.</p>Suci Monalisa TariganLuh Mitha PriyankaPutri Sarini
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060231532610.57008/jjp.v6i02.2562Penerapan Model dan Media Belajar Gallery Walk Dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Sosiologi
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2678
<p>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran Sosiologi dengan menggunakan metode <em>Gallery Walk</em>; (2) mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa kelas X IPS 1 SMA Athalia, Serpong setelah mengikuti pembelajaran dengan metode <em>Gallery Walk</em>; (3) dan mengetahui prestasi belajar siswa dengan diterapkannya metode <em>Gallery Walk</em> selama pelaksanaan pembelajaran serta adanya peningkatan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dengan metode dokumentasi, observasi, angket, dan tes prestasi belajar. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, lembar angket, dan lembar tes. Data yang diperoleh dianalisis secara persentase dan metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan: (1) adanya peningkatan motivasi dan semangat belajar siswa; (2) adanya peningkatan kreativitas berpikir dan belajar siswa; (3) dan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dilihat dari hasil ketuntasan belajar siswa dimana siklus II lebih baik dibandingkan siklus sebelumnya, siklus I hanya 11 peserta didik atau 44% yang mampu atau tuntas KKTP setelah tindakan siklus II meningkat menjadi 22 orang peserta didik atau 84%. penerapan metode Gallery Walk dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa.</p>Intan Metrayani SidaurukNi Nyoman Putri NursantiReni Kartini Kristin Dian YuniantiAshari RamlanSangputri Sidik
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060232734110.57008/jjp.v6i02.2678Inovasi Penyelenggaraan Kurikulum Merdeka Melalui Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2708
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II yang berjumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Aktivitas guru meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik. Aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik. Hasil belajar siswa meningkat dari kategori cukup menjadi kategori baik, dengan ketuntasan klasikal mencapai 85,7% yang melampaui indikator keberhasilan. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Bertingkat Bara-Baraya II.</p>Nurawalia AnandaSyamsuryani Eka Putri AtjoSiti Raihan
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060234235410.57008/jjp.v6i02.2708Pengaruh Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SD
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2707
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis <em>pre-experimental design</em> (One-Group Pretest-Posttest Design). Populasi sekaligus sampel berjumlah belas siswa yang ditentukan dengan teknik sampel jenuh. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> mengalami peningkatan dari kategori cukup (60%) menjadi kategori sangat baik (93,3%). Kemampuan membaca pemahaman siswa meningkat dari kategori rendah (rata-rata 45,36) menjadi kategori sangat tinggi (rata-rata 88,57) setelah diberikan perlakuan. Seluruh 14 siswa (100%) berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (70). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan awal dan kemampuan akhir siswa dengan nilai t hitung (10,420) > t tabel (2,160) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif model pembelajaran <em>Reciprocal Teaching</em> terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 299 Bonto Macinna Kabupaten Bulukumba.</p>Sakauni SakauniSiti RaihanAfdhal Fatawuri Syamsuddin
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060235536710.57008/jjp.v6i02.2707Pengaruh Pembelajaran Statistik Dasar terhadap Minat Penelitian Kuantitatif Mahasiswa
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2645
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan mahasiswa dalam memilih metode penelitian yang seringkali tidak didasarkan pada pertimbangan akademik yang kuat, melainkan pada persepsi terhadap tingkat kesulitan dan pengalaman belajar sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran Statistik Dasar terhadap minat mahasiswa dalam memilih pendekatan penelitian kuantitatif pada tugas akhir di perguruan tinggi. Sampel penelitian berjumlah 31 mahasiswa yang telah menempuh pembelajaran Statistik dasar. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta <em>paired sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan distribusi minat mahasiswa sebelum dan sesudah pembelajaran Statistik Dasar, ditandai dengan peningkatan kategori minat tinggi dari 25,81% menjadi 38,71% dan penurunan kategori minat rendah dari 45,16% menjadi 29,03%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara minat sebelum dan sesudah pembelajaran, yang meng-indikasikan bahwa pembelajaran Statistik Dasar memiliki pengaruh terhadap minat mahasiswa dalam memilih pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman mengenai peran pembelajaran Statistik tidak hanya sebagai sarana peningkatan kemampuan kognitif, tetapi juga sebagai faktor yang memengaruhi aspek afektif mahasiswa dalam menentukan preferensi metodologi penelitian. Temuan ini memiliki implikasi bagi pengembangan strategi pembelajaran Statistik yang lebih kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan penelitian mahasiswa.</p>Rengga Mahendra
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060236837810.57008/jjp.v6i02.2645Students’ Perceptions and Attitudes Toward the Use of ChatGPT in English Language Writing
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2604
<p>This study examined Indonesian EFL learners' perceptions and attitudes toward ChatGPT in English language writing and the relationship between them, a pairing few studies have addressed simultaneously. Using a quantitative descriptive-correlational design, data were collected from 110 Indonesian EFL students through an 18-item Likert-scale questionnaire (Cronbach's α = 0.894). Students held positive perceptions of ChatGPT as a writing support tool (M = 3.75), while overall attitudes were neutral (M = 3.22). This neutral aggregate, however, conceals a meaningful internal structure: skill degradation concern was the dominant attitudinal response (A4: M = 4.05, 78.2%), while full AI delegation and uncritical output adoption were the most strongly rejected behaviors (A8: M = 2.86; A9: M = 2.68), suggesting an “aware but resisting passive dependence” orientation. A moderate positive correlation between the two constructs (r = 0.482, p < 0.001) confirms that utility appraisals shape, but do not fully determine, attitudinal formation. These findings suggest that learners are already exercising evaluative agency over AI use, and that instruction should build on rather than ignore this disposition.</p>Farras GunawanSalwa Mujtahida RahmahRafly RusdyansyahNaf'an Tarihoran
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-202026-05-2060237939410.57008/jjp.v6i02.2604Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Self-Efficacy pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2717
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat <em>self-efficacy</em> dan kemampuan berpikir kritis matematis siswa berdasarkan <em>self-efficacy</em> pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 25 siswa kelas VIII di salah satu SMP negeri di Kabupaten Majalengka. Data dikumpulkan melalui angket <em>self-efficacy</em>, tes kemampuan berpikir kritis matematis, dan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>self-efficacy</em> siswa didominasi kategori sedang sebesar 56%, kategori tinggi sebesar 40%, dan kategori rendah sebesar 4%. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa berada pada kategori baik sebesar 44%, cukup sebesar 36%, dan sangat baik sebesar 20%. Siswa dengan <em>self-efficacy</em> tinggi mampu memenuhi indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi secara lebih optimal dibandingkan siswa dengan <em>self-efficacy</em> sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan hubungan positif antara self-efficacy dan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi SPLDV.</p>Mia Nur AzizahIman SolahudinScolastika Mariani
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-232026-05-2360239540710.57008/jjp.v6i02.2717Analisis Fasilitas Pembelajaran dalam Mendukung Kualitas Pendidikan Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Surabaya
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2713
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fasilitas pembelajaran dalam mendukung kualitas pendidikan mahasiswa pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer, proyektor, akses internet, dan sistem pembelajaran digital memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa. Pemanfaatan fasilitas pembelajaran membantu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan berbasis teknologi. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala seperti keterbatasan ruang kelas, kerusakan fasilitas, jaringan internet yang kurang stabil, serta sistem pembelajaran digital yang belum optimal. Selain itu, masih terdapat kesenjangan antara harapan mahasiswa dengan kondisi fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas, pemeliharaan, dan pengembangan fasilitas pembelajaran secara berkelanjutan agar kualitas pendidikan mahasiswa dapat meningkat secara optimal.</p>M. Faiqul AshfaMuhammad Daffa Radja PerkasaIkmila Syafah Putri FananiyahIntan Nacwa ‘Ainauz Zahro’Sahiddna As Shidiq Putri ArganantoTauran TauranArdiansyah Ardiansyah
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-232026-05-2360240841810.57008/jjp.v6i02.2713Transformasi Pedagogis Guru Matematika melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam: Analisis Fallibilisme dan Konstruktivisme
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2701
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pedagogis guru matematika setelah mengikuti pelatihan Pembelajaran Mendalam (<em>Deep Learning Pedagogy</em>) melalui perspektif fallibilisme dan konstruktivisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas sembilan guru matematika sekolah dasar dan sekolah menengah di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Pembelajaran Mendalam mendorong perubahan praktik pembelajaran dari pendekatan prosedural menuju pembelajaran yang lebih reflektif, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Guru mulai menerapkan diskusi kelompok, soal kontekstual, media digital, aktivitas eksploratif, dan pertanyaan reflektif dalam pembelajaran matematika. Selain itu, guru mulai memandang kesalahan sebagai bagian dari proses belajar dan sarana memahami proses berpikir siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa praktik pembelajaran konstruktivis mulai berkembang melalui aktivitas kolaboratif dan eksplorasi strategi penyelesaian masalah matematika. Namun, implementasi pembelajaran masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, keberagaman kemampuan siswa, dan kebutuhan pendampingan lanjutan.</p>Budi SasomoAnwas Mashuri
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-232026-05-2360241942910.57008/jjp.v6i02.2701Penguatan Karakter Cinta Damai melalui Iklim Sekolah dan Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Agresif Siswa SMP
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2693
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter cinta damai pada peserta didik melalui interaksi antara iklim sekolah dan peran guru dalam menghadapi perilaku agresif siswa di sekolah menengah pertama. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih munculnya perilaku agresif verbal seperti ejekan, penggunaan bahasa kasar, dan konflik interpersonal yang telah menjadi bagian dari pola interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMP Negeri 6 Luwuk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter cinta damai dipengaruhi oleh hubungan antara budaya interaksi siswa, iklim sekolah, dan peran guru dalam mengontrol perilaku sosial peserta didik. Guru berperan sebagai mediator konflik dan pembentuk norma sosial melalui keteladanan, nasihat, dan pembinaan perilaku, namun pendekatan yang dilakukan masih cenderung reaktif. Selain itu, iklim sekolah melalui aturan dan pengawasan belum sepenuhnya mampu membentuk budaya damai yang terinternalisasi dalam perilaku siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa karakter cinta damai merupakan hasil konstruksi sosial yang terbentuk melalui pengalaman interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.</p>Asnarita NentoPatima M. UsmanSuhartini SalingkatChandra M. LisabeArifah Abd. Latif DunggioAbdi YalidaAlmustari Enteding
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-232026-05-2360243044010.57008/jjp.v6i02.2693Pemanfaatan Media Pohon Pisang Sebagai Media Bahan Alam Dalam Menstimulasi Imajinasi Anak Usia Dini
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2810
<p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan imajinasi anak usia dini melalui pemanfaatan media pohon pisang sebagai bahan alam dalam pembelajaran berbasis proyek. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Ceria Eduloka. Penelitian menggunakan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan kreativitas-imajinatif anak meningkat dari 30% pada pra-siklus menjadi 70% pada siklus I dan 90% pada siklus II. Peningkatan terjadi setelah guru memperluas kesempatan eksplorasi, mengurangi contoh jadi, menggunakan pertanyaan pemantik, serta memberi ruang presentasi dan refleksi karya. Media pohon pisang efektif menstimulasi imajinasi, kreativitas, kemandirian, dan keberanian anak.</p>Dessy SyofiyantiAnita NugrahaniRahma Dwi MartaYolla Franssisca
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060244145310.57008/jjp.v6i02.2810Pengembangan Pembelajaran Inklusif Berbasis Kebutuhan pada Instrumen Cello bagi Peserta Didik dengan Disabilitas
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2643
<p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran instrumen cello yang adaptif bagi peserta didik dengan Gangguan Spektrum Autisme, khususnya pada aspek perhatian dan konsentrasi. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan skala terbatas melalui tahap analisis kebutuhan, perancangan, dan pengembangan produk. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi informal, dan studi dokumentasi terhadap praktik pembelajaran cello di lembaga pelatihan seni. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran yang berkaitan dengan kejelasan instruksi, struktur materi, dan kompleksitas partitur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam mempertahankan fokus pada instruksi yang panjang, memahami materi yang tidak terstruktur, serta membaca partitur yang kompleks. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan modul pembelajaran cello yang disusun secara bertahap, menggunakan instruksi singkat dan langsung, serta partitur yang disederhanakan. Modul diawali dengan pengenalan instrumen dan posisi dasar, dilanjutkan latihan senar terbuka, hingga partitur sederhana yang meningkat secara bertahap. Setiap bagian dirancang untuk memfokuskan peserta didik pada satu keterampilan dalam satu waktu guna mendukung keterlibatan belajar. Modul ini berfungsi sebagai bahan ajar sekaligus perangkat pedagogis yang membantu mengatur alur pembelajaran agar lebih terstruktur dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.</p>Unik DIan CahyawatiNandya Abror Nurmusabih
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060245446210.57008/jjp.v6i02.2643Analisis Implementasi Dan Dampak Pada Makanan Bergizi Gratis (MBG): Studi Pendekatan Transdisipliner
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2239
<p>Implementasi dan dampak Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dicanangkan pemerintah Indonesia pada 2025 untuk mengurangi stunting, malnutrisi, dan ketimpangan pangan bagi 82,9 juta jiwa. Program ini mengalami beragam kendala dalam implementasi di lapangan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis implementasi dan mengevaluasi dampak program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terhadap status gizi, kehadiran siswa, konsentrasi belajar; serta merekomendasikan solusi permasalahan. Menggunakan metode kualitatif studi pustaka terhadap 20 artikel jurnal terakreditasi SINTA (2020-2025). Analisis dilakukan melalui reduksi data, klasifikasi tematik, dan sintesis berdasarkan model Miles. Hasil studi menunjukkan MBG meningkatkan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, penurunan stunting, serta efek multiplikator ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan petani. Namun, tantangan utama meliputi keracunan makanan berulang, lemah pengawasan Badan Gizi Nasional, birokrasi kompleks, dan ketimpangan regional akibat logistik serta literasi hukum rendah. Hal tersebut mengancam SDGs 2 berkaitan dengan tanpa kelaparan dan hak anak. Pembahasan transdisipliner mengintegrasikan perspektif hukum, sosiologi, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peneliti merekomendasikan koordinasi lintas sektor, fleksibilitas lokal, transparansi, edukasi gizi, dan evaluasi komprehensif untuk keberlanjutan MBG.</p>Harien Fidelya ArdhanaRini Riris SetyowatiSujarwo SujarwoDesy Safitri
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060246347510.57008/jjp.v6i02.2239Penerapan Metode Tilawati Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Pada Siswa Kelas III Madrasah Ummahatul Muslimat
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2661
<p>Banyak siswa madrasah masih kesulitan membaca Al-Qur’an dengan lancar dan benar sesuai kaidah tajwid. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah Metode Tilawati dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas III di Madrasah Ummahatul Muslimat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Data dikumpulkan melalui tes lisan, observasi, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Tilawati berhasil meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 58,5 pada pra-siklus, menjadi 72,1 pada siklus I, dan mencapai 83,0 pada siklus II. Persentase siswa yang tuntas naik dari 14,3% menjadi 85,7%. Peningkatan ini terjadi karena Metode Tilawati menggunakan cara belajar yang berulang dan terstruktur, yaitu membaca bersama dengan irama, lalu latihan membaca satu per satu di depan guru. Metode ini terbukti efektif dan dapat dijadikan pilihan dalam pembelajaran Al-Qur’an di madrasah.</p>Sumayyah SumayyahFaisal Hendra
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060247648310.57008/jjp.v6i02.2661Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2640
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis strategi pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data dari Google Scholar dan Garuda pada rentang tahun 2016–2026. Proses seleksi literatur dilakukan melalui tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Hasil penelusuran awal diperoleh 40 artikel, kemudian diseleksi menjadi 9 artikel yang relevan untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang efektif meliputi metode bercerita, discovery learning, inquiry learning, pembelajaran berdiferensiasi, serta pemanfaatan media literasi seperti big book, e-book, dan media berbasis teknologi. Strategi tersebut mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, berpikir kritis, penguasaan kosakata, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Selain itu, peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kaya literasi juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif, variatif, dan berpusat pada siswa memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Integrasi antara strategi pembelajaran dan media pembelajaran menjadi kunci dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna.</p>Indri FitriyanniIntan Alisya Az-ZahraM Habibi
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060248449410.57008/jjp.v6i02.2640Pengembangan LKPD Berbasis RMS (Reading, Mind Mapping, Sharing) pada Materi Sistem Pernapasan Manusia
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2554
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan bahan ajar yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi sistem pernapasan manusia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis <em>Reading, Mind Mapping, dan Sharing</em> (RMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keterbacaan LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D yang meliputi tahap <em>define,</em><em> design, develop, dan disseminate</em>, namun hanya dilaksanakan sampai tahap <em>develop</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memperoleh skor validitas 1,00(sangat valid), skor kepraktisan oleh guru 4,79 (sangat praktis), dan skor keterbacaan oleh siswa 4,67 (sangat baik). Dengan demikian, LKPD berbasis RMS yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran IPA.</p>Devina Christianti GintingLuh Mitha PriyankaNi Luh Putu Mery Marlinda
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060249550610.57008/jjp.v6i02.2554Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Kemampuan Representasi Matematis
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2501
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan hasil jawaban siswa dalam merepresentasikan permasalahan dalam soal cerita serta ditemukan salah satu siswa yang menjawab dengan urutan jawaban yang benar namun terjadi kesalahan saat membaca soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal cerita materi kesebangunan. Metode penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII MTs Negeri 10 Jember yang berjumlah 25 siswa. Subjek yang dipilih terdiri dari tiga siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis menurut Miles, Huberman dan Saldana. Adapun keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menyatakan siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi tidak mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita. Siswa dengan kemampuan representasi matematis sedang melakukan kesalahan pada indikator kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error). Sedangkan siswa dengan kemampuan representasi matematis rendah melakukan kesalahan pada indikator kesalahan transformasi (Transformation Error), kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error).</p>Umi Rosihotul LutfiyahMasrurotullaily Masrurotullaily
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060250752310.57008/jjp.v6i02.2501Perbandingan Pembelajaran: Mahasiswa Dengan Laptop Vs. Tanpa Laptop Dalam Seminar Menulis Artikel
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2436
<p>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengalaman belajar mahasiswa yang mengikuti seminar menulis dengan menggunakan laptop dan yang tidak menggunakannya. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, data kuantitatif dikumpulkan melalui survei dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana alat teknologi memengaruhi proses belajar dan hasil seminar, serta memberikan rekomendasi untuk penyelenggaraan seminar di masa depan.</p>Benediktus James Widya Darmaka
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-312026-05-3160252453510.57008/jjp.v6i02.2436Pengaruh Penggunaan TikTok terhadap Kemampuan Membaca Bahasa Inggris Mahasiswa Universitas Halmahera
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2667
<p>Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan TikTok terhadap pengembangan keterampilan membaca bahasa Inggris pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Halmahera. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen kuantitatif dengan menerapkan tes awal (<em>pre-test</em>) dan tes akhir (<em>post-test</em>) untuk mengevaluasi efektivitas TikTok sebagai media pendukung dalam meningkatkan keterampilan membaca. Sampel penelitian terdiri atas 50 peserta yang dibagi ke dalam dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan keterampilan membaca setelah perlakuan diberikan. Kelompok eksperimen yang menggunakan TikTok memperoleh rata-rata skor <em>pre-test</em> sebesar 68% dan skor <em>post-test</em> sebesar 85%, yang menunjukkan peningkatan sebesar 17%. Analisis statistik mengonfirmasi bahwa peningkatan tersebut signifikan secara statistik (t = 4,62; p < 0,05). Sementara itu, kelompok kontrol yang menggunakan bahan bacaan cetak konvensional memperoleh rata-rata skor <em>pre-test</em> sebesar 70% dan skor <em>post-test</em> sebesar 78%, dengan peningkatan sebesar 8%. Peningkatan tersebut juga signifikan secara statistik (t = 2,11; p < 0,05), namun lebih rendah dibandingkan kelompok eksperimen. Hasil uji <em>t</em> independen yang membandingkan skor <em>post-test</em> kedua kelompok menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, di mana kelompok eksperimen memperoleh skor yang lebih tinggi (M = 85%) dibandingkan kelompok kontrol (M = 78%) (t = 3,41; p < 0,05). Selain itu, hasil survei pada kelompok eksperimen menunjukkan bahwa 80% peserta menganggap TikTok menarik untuk digunakan, 70% menyatakan bahwa TikTok membantu meningkatkan keterampilan membaca mereka, dan 65% menilai TikTok sebagai media yang bermanfaat untuk pembelajaran bahasa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok lebih efektif dibandingkan metode pembelajaran tradisional dalam meningkatkan keterampilan membaca bahasa Inggris.</p>Prianka Lusy KoraagDeswita Lestiawati TumadaElsye Jesti MutjiArdhitya Nugrahatama TjuanaMalton Dama
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060253654210.57008/jjp.v6i02.2667Hubungan Pendekatan Pembelajan Mendalam terhadap Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa SMP pada Mata Pelajaran Matematika
https://ejournal.jendelaedukasi.id/index.php/JJP/article/view/2742
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika siswa SMP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk menerapkan pembelajaran Matematika yang tidak hanya menekankan penguasaan prosedur, tetapi juga pemahaman konseptual, penalaran, keterlibatan kognitif, serta kemampuan menerapkan konsep dalam konteks yang bermakna. Proses pembelajaran dilaksanakan oleh guru model yang telah mengikuti pelatihan pendekatan PM yang diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa SMP yang mengikuti pembelajaran Matematika menggunakan pendekatan PM dan mengikuti TKA. Data penelitian terdiri atas skor pendekatan PM dan nilai TKA Matematika. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Spearman’s rho, serta regresi linear sederhana sebagai analisis pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pendekatan PM memiliki rata-rata 71,25 dengan standar deviasi 13,09, sedangkan nilai TKA Matematika memiliki rata-rata 77,93 dengan standar deviasi 12,12. Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal; oleh karena itu, Spearman’s rho digunakan sebagai uji korelasi utama. Hasil korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara pendekatan PM dan hasil TKA Matematika siswa (rs = 1,000; p < 0,001). Analisis regresi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,897, yang berarti pendekatan PM menjelaskan 89,7% variasi nilai TKA Matematika. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan PM yang dirancang secara sadar, bermakna, dan menggembirakan berasosiasi kuat dengan capaian akademik siswa pada TKA Matematika.</p>Marzuki MarzukiMazlan Mazlan
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-302026-05-3060254355210.57008/jjp.v6i02.2742