Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA)

Authors

  • Eka Dudy Meinura UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.57008/jjp.v2i04.320

Keywords:

Pembantukan karakter, Karakteristik, Komponen, Faktor, Perkembangan sikap keberagamaan

Abstract

Keberagamaan dalam konteks pendidikan agama Islam ada yang bersifat vertikal dan ada yang bersifat horizontal. Penciptaan suasana keberagamaan yang bersifat vertikal dapat diwujudkan dalam kegiatan beribadah. Sedangkan penciptaan suasana keberagamaan yang bersifat horizontal lebih mendudukkan sekolah sebagai institusi sosial, yang jika dilihat dari struktur hubungan antara manusianya dapat diklasifikasikan. Bentuk usaha yang dilakukan sekolah dalam meningkatkan sikap keberagamaan peserta didik adalah dengan melaksanakan kegiatan keislaman. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kajian pustaka. Adapun metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian. Instrumen yang diguanakan adalah deskriftif analisis. Berdasarkan temuan analisis dari kajian pustaka, maka penulis akan mengkaji dalam tulisan ini dalam bentuk artikel dengan pembahasan secara rinci tentang Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA). Implementasi keberagamaan peserta didik SMA adalah usaha yang dilaksanakan secara sistematsi berupa bimbingan, pemberian informasi, pengawasan dan juga pengendalian untuk peningkatan kualitas peserta didik, khususnya dalam hal keagamaan dalam menciptakan sikap mental dan pengembangan potensi yang positif sehingga keberagamaan yang baik pada diri peserta didik.

References

Ahmadi, A. (1991). Psikologi Sosial. Jakarta: Renika Cipta.

Ali, M. (2008). Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Arifin. (1989). Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.

Azzet, A. M. (2013). Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Crapps, R. W. (1993). Dialog Psikologi dan Agama. Yogyakarta: Kasinus.

Fitri, A. Z. (2012). Pendidikan Karakter Berbasis Bilai & Etika di Sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Gerungan, W. (2009). Psikologi Sosial. Bandung: Rafika Aditama.

Iwan Setiawan, A. S. (2020). “Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik di SMA Muahammadiyah Cipanas dan Pengaruhnya Terhadap Pembentukan”. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 09, No. 01, 23.

Kemendikans. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, Bahan Pelatihan Penguatan Nilai-nilai Budaya untuk membentuk. Jakarta.

Muhaimin, S. &. (2001). Paradigma Pendidikan Islam; upaya mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Najmudin, D. (2020). “Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik”. Tarbiyatu wa Ta’lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam (JPAI), Vol. 02, No. 01, 63.

Purwanto, M. N. (2004). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahmad, J. (2001). Psikologi Agama: Sebuah Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Ramayulis. (2002). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Ramayulis. (2011). Psikologi Agama. Jakarta: Kalam Mulia.

Santrock. (2004). Perkembangan Masa Hidup Jilid I. Jakarta: Erlangga.

Sarwono. (2003). Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soekamto, S. (2000). Kamus Sosiolog. Jakarta: Raja wali Press.

Sukanto, S. (1989). Kamus Sosiolog. Jakarta: Rajawali Press.

Sutarto. (2018). “Pengembangan Sikap Keberagamaan Peserta Didik”. ISLAMIC COUNSELING : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2, No. 1, 27.

Tafsir, A. (2004). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Usman. (2010). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zakiah Darajat. (2003). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Downloads

Published

2022-11-20

How to Cite

Meinura, E. D. (2022). Implementasi Pengembangan Keberagamaan Peserta Didik Sekolah Menengah Atas (SMA). JURNAL JENDELA PENDIDIKAN, 2(04), 591–600. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i04.320