Kontribusi Lingkungan Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Bilangan Bulat

Authors

  • Widi Puspitahati Universitas Sindang Kasih Majalengka
  • Iman Solahudin Universitas Sindang Kasih Majalengka

DOI:

https://doi.org/10.57008/jjp.v6i01.2444

Keywords:

lingkungan belajar, berpikir kreatif matematis, bilangan bulat

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Namun, kenyataannya kemampuan tersebut masih belum berkembang secara optimal pada sebagian siswa. Salah satu faktor eksternal yang diduga memengaruhi kemampuan berpikir kreatif matematis adalah lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII MTs pada materi bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII MTsN 8 Majalengka tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket lingkungan belajar dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori lingkungan belajar cukup kondusif dan kemampuan berpikir kreatif matematis berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang kondusif berperan dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam pembelajaran matematika.

References

Aldridge, J. M., & McChesney, K. (2018). The relationships between school climate and adolescent mental health and wellbeing. Learning Environments Research, 21(2), 153–172. https://doi.org/10.1007/s10984-017-9243-6

Andiyana, M. A., Maya, R., & Hidayat, W. (2018). Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP pada materi bangun ruang. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 1(3), 239–248. https://doi.org/10.22460/jpmi.v1i3.239-248

Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2022). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dalilan, R., & Sofyan, D. (2022). Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP ditinjau dari self-confidence. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 141–150. https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i1.1585

Faturohman, I., & Afriansyah, E. A. (2020). Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui creative problem solving. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 107–118. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v9i1.562

Galos, S., & Aldridge, J. M. (2020). Relationships between learning environments and self-efficacy in primary schools. Learning Environments Research. https://doi.org/10.1007/s10984-020-09323-0

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hendriana, H., & Soemarmo, U. (2020). Penilaian pembelajaran matematika. Bandung: Refika Aditama.

Heswari, S., & Patri, S. F. D. (2022). Pengembangan media pembelajaran matematika berbasis android untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2715–2722.

Hidayat, W., Wahyudin, & Prabawanto, S. (2021). Mathematical creative thinking ability and learning environment. Journal of Physics: Conference Series, 1806, 012104. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1806/1/012104

Jurando, M. M., Márquez, M. M., Martínez, A. M., Martín, A. B., Fuentes, M. C. P., & Linares, J. J. G. (2022). Qualitative analysis of creativity in learning environments. Sustainability, 14, 12557. https://doi.org/10.3390/su141912557

Khoirunisa, A. (2019). Pengaruh lingkungan belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Ilmu Kependidikan, 5(1), 1–14.

Manurung, A. S., Halim, A., & Rosyid, A. (2020). Pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar matematika. Jurnal Basicedu, 4(4), 1274–1290.

Noviati, R., Misdar, M., & Adib, H. S. (2019). Pengaruh lingkungan belajar terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa. Jurnal PAI Raden Fatah, 1(1), 1–20. https://doi.org/10.19109/pairf.v1i1.3010

Pratiwi, D. R., & Mulyono. (2021). Kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari lingkungan belajar. Jurnal Didaktik Matematika, 8(2), 145–156.

Ramadhan, A. (2022). Pengaruh lingkungan belajar di sekolah terhadap konsentrasi belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan, 7(2), 45–56.

Safitri, N. D. (2024). Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari lingkungan belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 33–44.

Siregar, N. A., & Surya, E. (2024). Learning environment and higher-order thinking skills in mathematics learning. International Journal of Instruction, 17(1), 233–248.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumarni, S., Widodo, S. A., & Kartono. (2023). Students’ mathematical creative thinking based on classroom learning environment. Journal on Mathematics Education, 14(1), 87–102.

Wahyuni, S., Yulianti, K., & Rahayu, P. (2022). Learning environment and students’ creative thinking ability. European Journal of Educational Research, 11(3), 1487–1498.

Downloads

Published

2026-02-11

How to Cite

Puspitahati, W., & Solahudin, I. (2026). Kontribusi Lingkungan Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Bilangan Bulat. JURNAL JENDELA PENDIDIKAN, 6(01), 146–154. https://doi.org/10.57008/jjp.v6i01.2444