Motif Batik Kudus sebagai Representasi Budaya dan Struktur Matematis
DOI:
https://doi.org/10.57008/jjm.v4i01.2348Keywords:
etnomatematika, Batik Kudus, budaya lokal, struktur matematisAbstract
Batik merupakan bentuk budaya lokal yang mengandung simbol, makna, dan struktur visual yang terorganisasi. Motif batik tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga merepresentasikan sistem pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motif Batik Kudus sebagai representasi budaya serta mengidentifikasi struktur matematis yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi etnografi budaya. Objek kajian meliputi motif pembuatan gula, pakis, dan parijoto yang merepresentasikan aspek sosial, alam, dan spiritual masyarakat Kudus. Data dikumpulkan melalui observasi visual, dokumentasi, dan kajian pustaka. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji bentuk, pola pengulangan, dan susunan motif menggunakan perspektif etnomatematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Batik Kudus mengandung struktur matematis berupa pola berulang, simetri, translasi, dan geometri bidang yang berkaitan dengan nilai budaya masyarakat. Kajian ini menegaskan bahwa Batik Kudus merupakan praktik budaya lokal yang sarat dengan potensi matematis dalam konteks etnografi budaya.
References
Charitas, R., Prahmana, I., S Ambrosio, U. D. (2020). Learning Geometry And Values From Patterns : Ethnomathematics On The Batik Patterns Of Yogyakarta , Indonesia. 11(3), 439–456.
Dominikus, W. S., Madu, A., Sensiana, K., S Jemamun, U. (2024). Ethnomathematics In Caci Dance Of Manggarai Community. 1–23.
Guidance, E., Jounal, C. D., Diniaty, A., Islam, M. P., Islam, U., Sultan, N., S Kasim, S. (2018).
Mewaspadai Miskonsepsi Nilai Budaya Dalam. 1(1), 6–15.
Kolifah, A. N., Gisca, F., Damayanti, P., S Avrela, N. (2025). Penerapan Konsep Geometri dalam Etnomatematika Batik Gedog Tuban Motif Panji Ori. November, 525–535.
Kumala, F. Z., S Tsabitah, A. N. (2022). Ethnomathematics: Learning geometry from banyumas batik patterns. Journal of Economy, Education and Entrepreneurship, 2(3), 537–551.
Kusrianto, A. (2024). Batik filosofi, motif dan kegunaan. Penerbit Andi.
Maulida, A. Z., Faiza, M. N., Zuliana, E., S Kudus, U. M. (2023). Eksplorasi Etnomatematika Grafis Motif Batik Kudus Jawa Tengah. 9(3), 198–204.
Putri Larasati, H. P. (2024). Kreasi Parijoto pada Kain Panjang Batik Tulis. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Putri, R., Puji, N., S Ridlo, Z. R. (2023). The Implementation of RBL-STEM Learning Materials to Improve Students Historical Literacy in Designing the Indonesian Batik Motifs. 16(2), 581–602.
Salsabila, G. (2024). Kearifan Lokal Pada Batik Tradisional Kudus. Universitas Komputer Indonesia. Santoso, E. (2021). Eksplorasi Etnomatematika pada Pembuatan Motif Batik Khas Kabupaten Majalengka. 05(0), 2941–2949.
Siregar, T. (2025). Integrasi etnomatematika dengan kearifan budaya lokal. Goresan Pena.
Sunzuma, G., Zezekwa, N., Gwizangwe, I., S Zinyeka, G. (2021). A Comparison of the Effectiveness of Ethnomathematics and Traditional Lecture Approaches in Teaching Consumer Arithmetic : Learners ’ Achievement and Teachers ’ Views. 6(4).
Taneo, P. N. L., Nurlaelah, E., S Fatimah, S. (2025). Analisis Transformasi Geometri dalam Motif Anyaman Daun Lontar Masyarakat Amanuban : Kajian Etnomatematika. 13(1), 413–428.
Widiaty, I., S Riza, L. S. (2021). Ethnomathematics : Mathematics in Batik Solo Ethnomathematics : Mathematics in Batik Solo. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1720/1/012013
Wijaya, H., Tinggi, S., S Jaffray, F. (2018). Analisis Data Kualitatif Model Spradley. March, 0–9. Wiyanda Vera Nurfajriani, et. a. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal
Ilmiah Wahana Pendidikan, 4(2), 13–21. https://doi.org/10.36733/pemantik.v4i2.9412 Woelandhary, A. D., Damayanti, N. Y., Sunarya, Y. Y., S Adriati, I. (2025). Analisis Visual Citra Kota dan Proses Kreasi Motif Batik Marunda Jakarta. 80–104.
Yolanda, F. O., S Putra, A. (2022). Systematic Literature Review : Eksplorasi Etnomatematika Pada Motif Batik. 3(April), 188–195.

