Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Kecanduan Game Online Pada Remaja di Kota Bekasi

Authors

  • Abdul Azis Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Nurwahyuni Nasir Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

DOI:

https://doi.org/10.57008/jjp.v4i01.613

Keywords:

game online, kecanduan game online, kontrol diri, remaja

Abstract

Game online merupakan sebuah hiburan yang mudah di dapatkan dan dilakukan jika dibandingkan dengan hiburan lainnya. Game online adalah permainan yang dapat dimainkan oleh banyak orang pada waktu bersamaan melalui jaringan internet, bermain game online selain memberikan individunya kesenangan, game online pun dapat menimbulkan masalah potensial seperti kecanduan. Banyak dikalangan remaja yang mengalami kecanduan game online, sehingga berdampak pada beberapa aspek kehidupan, seperti aspek kesehatan, aspek psikologis, aspek akademik, aspek sosial dan aspek keuangan. Subjek yang digunakan pada penelitian ini merupakan remaja SMA/SMK, berusia 16-18 tahun, berdomisili di Kota Bekasi. Hasil uji kategorisasi didapatkan bahwa kebanyakan siswa mngalami kecanduan game online dan tidak bisa mengontrol dirinya dalam bermain game online.

References

Adiningtiyas, S. W. (2017). Peran Guru Dalam Mengatasi Kecanduan Game Online. KOPASTA: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling, 4(1), 28–40. https://doi.org/10.33373/kop.v4i1.1121

Ambar Mita Sari dan Kamsih Astuti. (2020). HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA. 21(1), 1–9. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/2203

Ernest, A. (2013). Fundamentals of Game Design. In Life Sciences (Vol. 77, Issue 22). https://doi.org/10.1016/j.lfs.2005.03.030

Fitriani. (2021). Korelasi Kontrol Diri Dengan Kecanduan Online Game Pada Remaja. Nursing Analysis: Journal Of Nursing Reasearch, 1(1), 1–8.

Jap, T., Tiatri, S., Jaya, E. S., & Suteja, M. S. (2013). The Development of Indonesian Online Game Addiction Questionnaire. PLoS ONE, 8(4), 4–8. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0061098

Kurniawan, D. E. (2017). Pengaruh Intensitas Bermain Game Online Terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling Universitas PGRI Yogyakarta. Jurnal Koseling Gusjigang, 3(1), 97–103. http://jurnal.umk.ac.id/index.php/gusjigang/article/do wnload/1120/1071

Kuss, D. J., & Griffiths, M. D. (2015). Internet Addiction Treatment. Internet Addiction in Psychotherapy. https://doi.org/10.1057/9781137465078.0004

Lemmens, J. S., Valkenburg, P. M., & Peter, J. (2009). Development and validation of a game addiction scale for adolescents. Media Psychology, 12(1), 77–95. https://doi.org/10.1080/15213260802669458

Nuyens, F., Deleuze, J., Maurage, P., Griffiths, M. D., Kuss, D. J., & Billieux, J. (2016). Impulsivity in multiplayer online battle arena gamers: Preliminary results on experimental and self-report measures. Journal of Behavioral Addictions, 5(2), 351–356. https://doi.org/10.1556/2006.5.2016.028

Periantalo, J. (2016). Penelitian Kuantitatif Untuk Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pratama, R. A., Widianti, E., & Hendrawati. (2020). Tingkat Kecanduan Game Online Pada Mahasiswa Fakultas Keperawatan. Jurnal of Nursing Care, 3(2), 110–118.

Puspita, S. (2017). HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE

PADA REMAJA AKHIR. Jurnal Penelitian Psikologi., 5(1).

Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2004). Tangney, Baumeister and Boone(2008)_High self‐ control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success.pdf. Journal of Personality, 2(April 2004), 54.

Thalib, S. B. (2017). Psikologi Pendidikan Berbasis Analisis Empiris Aplikatif (Revisi). Kencana.

Wong, U., & Hodgins, D. C. (2014). Development of the game addiction inventory for adults (GAIA). Addiction Research and Theory, 22(3), 195–209. https://doi.org/10.3109/16066359.2013.824565

Downloads

Published

2024-02-25

How to Cite

Azis, A., & Nasir, N. (2024). Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Kecanduan Game Online Pada Remaja di Kota Bekasi. JURNAL JENDELA PENDIDIKAN, 4(01), 29–38. https://doi.org/10.57008/jjp.v4i01.613