Eksplorasi Proses Semiotik Siswa SMP dalam Generalisasi Pola Bilangan pada Konteks Gamelan Sunda
DOI:
https://doi.org/10.57008/jjp.v6i01.2482Keywords:
Semiotik Matematik, Siswa SMP, Generalisasi Pola, Gamelan SundaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses semiotik siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam melakukan generalisasi pola bilangan melalui konteks budaya Sunda gamelan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek tiga orang siswa SMP yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah pola bilangan berbasis gamelan Sunda, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan perspektif semiotik Peirce yang meliputi komponen representamen, mathematical object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua siswa mampu memenuhi ketiga komponen semiotik, sehingga dikategorikan sebagai siswa dengan proses semiotik utuh, yang ditandai dengan kemampuan mengaitkan pola tabuhan gamelan dengan representasi simbolik serta menggeneralisasikannya ke dalam bentuk rumus pola bilangan. Sementara itu, satu siswa hanya memenuhi komponen representamen dan mathematical object tanpa menghasilkan interpretant secara bermakna, sehingga dikategorikan sebagai siswa dengan proses semiotik parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa generalisasi pola bilangan yang bermakna memerlukan proses semiotik yang utuh serta dukungan pembelajaran yang mendorong pemaknaan konseptual melalui konteks budaya.
References
Attride-Stirling, J. (2001). Thematic networks: An analytic tool for qualitative research. Qualitative Research, 1(3), 385–405. https://doi.org/10.1177/146879410100100307
Bishop, J. (2000). Linear Geometric Number Patterns: Middle School Students’ Strategies. In Mathematics Education Research Journal (Vol. 12, Number 2).
Dalimunthe, Z. (2020). Identifikasi Kendala Dan Masalah Dalam Proses Pembelajaran Matematika. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 2(1). https://doi.org/10.47647/jsh.v2i1.132
John W.Creswell. (2017). John W, Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Journal of Social and Administrative Sciences, 4(June).
Juliant, A., & Noviartati, K. (2016). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Pola Bilangan Ditinjau dari Kemampuan Matematika Siswa. Jurnal Riset Pendidikan, 2(2).
Mudaly, V. (2014). A visualisation-based semiotic analysis of learners’ conceptual understanding of graphical functional relationships. African Journal of Research in Mathematics, Science and Technology Education, 18(1), 3–13. https://doi.org/10.1080/10288457.2014.889789
Nuryadi, N., & Kholifa, I. (2020). Etnomatematika: Eksplorasi gamelan Jawa karawitan dengan pendekatan science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), 6(2). https://doi.org/10.37729/jpse.v6i2.6810
Ostler, E. (2011). Semiotics, Teaching adaptive and strategic reasoning through formula derivation: Beyond formal. International Journal of Mathematics Science Education.Dari Https://Docplayer.Net/40341983-Teachiing-Adaptive-and-Strategic-Reasoning-through-Formula- Derivation-beyond-Formal-Semiotics.Html, 4(2), 16–24.
Palayukan, H. (2022). Semiotics in Integers : How Can the Semiosis Connections Occur in Problem Solving ? Webology, 19(2), 98–111.
Palayukan, H., Purwanto, Subanji, & Sisworo. (2020). Student’s semiotics in solving problems geometric diagram viewed from peirce perspective. AIP Conference Proceedings, 2215(April). https://doi.org/10.1063/5.0000719
Purwasih, R. (2023). Semiotics In Integer : Exploring Semiosis In Problem Solving.
Radford, L., Radford, L., & Roth, W. (2016). Norma Presmeg Semiotics in Mathematics Education (Number November 2017). https://doi.org/10.1007/978-3-319-31370-2
Santi, G. (2011). Objectification and semiotic function. Educational Studies in Mathematics, 77(2–3), 285–311. https://doi.org/10.1007/s10649-010-9296-8
Schindler, M., Hußmann, S., Nilsson, P., & Bakker, A. (2017). Sixth-grade students’ reasoning on the order relation of integers as influenced by prior experience: an inferentialist analysis. Mathematics Education Research Journal, 29(4), 471–492. https://doi.org/10.1007/s13394-017-0202-x
Senjayawati, E., & Anita, I. W. (2024). Pengembangan modul pembelajaran etno-project geometri analitik. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 7(6). https://doi.org/10.22460/jpmi.v7i6.21993
Supriadi, S. (2019). Pembelajaran Etnomatematika Sunda untuk Meningkatkan Kemampuan Pemodelan Matematik dan Kecerdasan Kreatif Mahasiswa PGSD. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1). https://doi.org/10.17509/ebj.v1i1.26223
Supriyono, S., Purwaningsih, W. I., & Saputra, A. F. (2021). Etnomatematika Pada Alat Musik Gamelan Jawa. Math Educa Journal, 5(2). https://doi.org/10.15548/mej.v5i2.2763
Syahputra, E. (2018). Pembelajaran Abad 21 Dan Penerapannya Di Indonesia. Sinastekmapan, 1(November 2018), 1276–1283.
Vlassis. (2008). The Role Of Mathematical Symbols In The Development Of Number Conceptualization: The Case Of The Minus Sign. Philosophical. Philosophical Psychology, 2(4), 555–570.
Wako, A., Tali Wangge, M. C., & Wewe, M. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Modul Dengan Pendekatan Problem Solving Berbasis Setting Etnomatematika Ngada Pada Materi Pola Bilangan. Jurnal Citra Pendidikan, 2(2). https://doi.org/10.38048/jcp.v2i2.435
Winarti, D., Jamiah, Y., & Suratman, D. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Gaya Belajar pada Materi Pecahan di SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(6).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





