Peningkatan kemampuan menulis dan berbicara teks deskriptif bahasa Inggris melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning berbasis potensi Pantai Aimere
DOI:
https://doi.org/10.57008/jjp.v6i03.3516Keywords:
Contextual Teaching and Learning, Teks deskriptif, Kemampuan menulis, Kemampuan berbicara, Potensi lokalAbstract
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara teks deskriptif bahasa Inggris peserta didik kelas VII melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis potensi Pantai Aimere. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Aimere dengan subjek 28 peserta didik kelas 7B, menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes menulis dan berbicara, lembar observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai menulis meningkat dari 58,2 pada pratindakan menjadi 68,6 pada siklus I dan 80,3 pada siklus II, sedangkan rata-rata nilai berbicara meningkat dari 55,4 menjadi 66,1 dan 78,5. Persentase ketuntasan klasikal dan keterlaksanaan komponen CTL juga meningkat secara konsisten pada setiap siklus. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CTL berbasis potensi Pantai Aimere efektif meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara teks deskriptif peserta didik.
References
Anderson, M., & Anderson, K. (2003). Text types in English 2. South Melbourne: Macmillan Education Australia.
Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2015). Penelitian tindakan kelas (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Kurikulum untuk Jenjang PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemendikdasmen.
Brown, H. D. (2007). Principles of language learning and teaching (5th ed.). White Plains, NY: Pearson Education.
Harmer, J. (2007). The practice of English language teaching (4th ed.). Harlow: Pearson Education Limited.
Harris, D. P. (1969). Testing English as a second language. New York: McGraw-Hill.
Jacobs, H. L., Zingraf, S. A., Wormuth, D. R., Hartfiel, V. F., & Hughey, J. B. (1981). Testing ESL composition: A practical approach. Rowley, MA: Newbury House.
Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it's here to stay. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Singapore: Springer.
Kurniasih, A., & Mulyasari, E. (2019). Penerapan pendekatan CTL untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas V SD. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(3), 100–109. https://doi.org/10.17509/jpgsd.v4i3.22910
Melur, J. A. F. G., Baidenggan, R., Olla, D. M., & Ate, C. P. (2025). English goes outdoor: Pembelajaran bahasa Inggris kontekstual melalui kegiatan luar ruangan bagi siswa SMP. Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan, 5(2), 60–63. https://doi.org/10.37792/pemimpin.v5i2.1561
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nurhadi. (2002). Contextual teaching and learning. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.
Thornbury, S. (2005). How to teach speaking. Harlow: Pearson Education Limited.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL JENDELA PENDIDIKAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





