Meningkatkan Kemampuan Musikal Anak Usia Dini Melalui Bernyanyi Lagu Tematik

Authors

  • Vita Alfanikmah IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • Wahyudin Radjak Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.57008/jjp.v6i03.3360

Keywords:

peningkatan kemampuan musikal, anak usia dini, komponen musikal, metode bernyanyi lagu tematik, penelitian tindakan kelas

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan kemampuan musikal anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan bernyanyi lagu tematik di KB Nurjannah, sekaligus menelaah bagaimana peningkatan itu berlangsung pada tiap komponen musikal. Merujuk teori spiral Swanwick dan Tillman serta Music Learning Theory Gordon, kemampuan musikal diuraikan menjadi lima komponen yang dapat diamati, yaitu irama, melodi, lirik dan artikulasi, dinamika, serta ekspresi. Dengan model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus bersubjek 9 anak, kemampuan dinilai melalui lembar observasi berbasis rubrik saat anak menyanyikan dua lagu tematik yang sudah divalidasi ahli. Rata-rata capaian musikal kelas naik dari 57,78% di awal siklus pertama menjadi 90,00% di akhir siklus kedua. Kelima komponen meningkat tidak seragam: ekspresi paling cepat dan dinamika paling lambat, sesuai urutan dari penguasaan bahan menuju ekspresi dalam teori spiral. Peningkatan yang terurai per komponen ini membuat perkembangan musikal anak dapat dipantau dan diarahkan lebih tepat melalui kegiatan bernyanyi yang biasa dilakukan di kelas.

References

Altinkaynak, S. O., Aydos, E. H., & Akman, B. (2012). The views of teachers and managers about art, music and drama activities carried out by in-field-teachers in early childhood education institutions. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 46, 2040–2045. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.05.425

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Bautista, A., Riano, M. E., Wong, J., & Murillo, A. (2024). Musical activities in preschool education: A cross-cultural comparative study. Musicae Scientiae, 28(1), 93–111. https://doi.org/10.1177/10298649231173919

Brown, E. D., Blumenthal, M. A., & Allen, A. A. (2022). The sound of self-regulation: Music program relates to an advantage for children at risk. Early Childhood Research Quarterly, 60, 126–136. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2022.01.002

Dyramoti, M., & Wahyuningsih, R. (2022). Pengaruh aktivitas bernyanyi terhadap daya ingat, motivasi belajar, dan kreativitas anak di TK Methodist Jakarta Utara. Jurnal Paud Agapedia, 6(2), 197–208. https://doi.org/10.17509/jpa.v6i2.52012

Ginting, M. B. (2020). Improving the memory through singing method of children ages 5-6 years in Kindergarten Insan Pandhega. International Journal of Emerging Issues in Early Childhood Education, 1(2), 93–110. https://doi.org/10.31098/ijeiece.v1i2.44

Gordon, E. E. (2003). A music learning theory for newborn and young children (3rd ed.). GIA Publications.

Hallam, S. (2010). The power of music: Its impact on the intellectual, social and personal development of children and young people. International Journal of Music Education, 28(3), 269–289. https://doi.org/10.1177/0255761410370658

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2

Kirby, A. L., Dahbi, M., Surrain, S., Rowe, M. L., & Luk, G. (2023). Music uses in preschool classrooms in the U.S.: A multiple-methods study. Early Childhood Education Journal, 51, 515–529. https://doi.org/10.1007/s10643-022-01309-2

Mahmudah, S., & Pamungkas, J. (2023). Ketrampilan seni musik anak usia dini melalui ekstrakurikuler angklung. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 2885–2894. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3746

Mukhtar, L. (2014). Orientasi baru pendidikan anak usia dini (Edisi ke-2). Kencana Prenada Media Group.

Rowe, M. L., Kirby, A. L., Dahbi, M., & Luk, G. (2023). Promoting language and literacy skills through music in early childhood classrooms. The Reading Teacher, 76(4), 487–496. https://doi.org/10.1002/trtr.2155

Sudarto, S., Rahmawati, S., & Watini, S. (2023). Implementasi model ASYIK dalam mengembangkan kecerdasan musikal melalui kegiatan bermain angklung pada anak TK. Jurnal Pendidikan Anak, 12(2), 206–216. https://doi.org/10.21831/jpa.v12i2.57754

Swanwick, K., & Tillman, J. (1986). The sequence of musical development: A study of children’s composition. British Journal of Music Education, 3(3), 305–339. https://doi.org/10.1017/S0265051700000814

Thaut, M. H., & Hoemberg, V. (Eds. ). (2014). Handbook of neurologic music therapy. Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Alfanikmah, V., & Radjak, W. (2026). Meningkatkan Kemampuan Musikal Anak Usia Dini Melalui Bernyanyi Lagu Tematik. JURNAL JENDELA PENDIDIKAN, 6(03), 599–607. https://doi.org/10.57008/jjp.v6i03.3360